PENDAHULUAN
Penyakit Ginjal Kronik merupakan keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang cukup berat secara menahun disebabkan oleh berbagai penyakit ginjal, bersifat progresif dan umumnya tidak dapat pulih.
TUJUAN DIIT
1. Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal tanpa memperberat fungsi ginjal.
2. Menurunkan kadar ureum dan creatinin darah.
3. Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit.
4. Mencegah penurunan fungsi ginjal lebih lanjut.
BAGAIMANA MENGATUR DIIT INI?
1. Kalori cukup, agar protein tidak dipecah menjadi energi.
2. Sumber Protein diberikan dalam jumlah yang telah ditentukan, disesuaikan dengan keadaan fungsi ginjal. Protein dipilih yang bernilai biologis tinggi seperti yang terdapat dalam protein hewani.
3. Lemak terbatas diutamakan penggunaan lemak tak jenuh ganda.
4. Kalsium dibatasi bila jumlah urine kurang dari 400 ml/hari.
5. Natrium dibatasi apabila ada hipertensi, oedema, kencing sedikit atau banyak.
6. Kalium dibatasi bila ada hiperkalemia.
7. Cairan dibatasi bila oedema dan kencing sedikit yaitu jumlah urin sehari ditambah + 500* ml/hr *500ml/hr = pengeluaran cairan melalui keringat, dan pernafasan
BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN
1. Sumber Karbohidrat Nasi, bihun, jagung, kentang, makroni, mie singkong, tepung - tepungan, ubi.
2. Sumber Protein Telur, daging, ikan, ayam, susu.
3. Sumber Lemak Minyak jagung, minyak kelapa sawit, minya kedelai, margarin dan mentega rendah garam.
4. Sumber Vitamin dan Mineral Semua sayuran dan buah, kecuali pasien dengan hiperkalemia dianjurkan yang mengandung kalium rendah/sedang yaitu: Sayuran Ketimun Bawang merah Selada Kol Kacang buncis Kacang kapri Buah Sari apel Anggur Nanas Apel hijau Belimbing Jeruk manis