APA HUBUNGAN DIABETES DENGAN KESEHATAN GIGI?
Sebanyak 60% masyarakat Indonesia tidak menyadari kalau dirinya menderita diabetes. Namun setelah bertahun-tahun, akan timbul keluhan kesemutan, kulit terasa panas, tebal, keram, mudah capek, sering ngantuk, mata kabur, gusi bengkak, gusi mudah berdarah, gigi mudah goyang dan lepas.
Melalui penderita diabetes bisa diketahui melalui kondisi rongga mulutnya terutama dari pasien yang tidak mengetahui kalau dirinya menderita diabetes. Karena hampir 80% pasien diabetes gusinya bermasalah. Diabetes adalah penyebab komplikasi nomor satu terbesar khusus di rongga mulut. Penderita diabetes mudah mengalami gingivitis (radang gusi) dan periodontitis (radang jaringan penyangga gigi) sehingga gigi menjadi mudah goyang dan lepas.
Penderita diabetes rentan terhadap penyakit jaringan penyangga gigi yaitu gusi dan tulang pendukung gigi karena diabetes melemahkan sistem kekebalan tubuh dan merusak pembuluh darah sehingga penderita diabetes bila mengalami peradangan gusi lebih parah dibandingkan orang sehat. Apabila kondisi rongga mulutnya kurang baik seperti adanya penumpukan plak dan banyak terdapat karang gigi.
Pentingnya merawat kesehatan gigi dan gusi harus dimulai sejak sekarang. Jika penderita radang gusi atau gigi berlubang segera atasi agar tidak bertambah buruk dan gigi bisa bertahan lebih lama. Sebab kesehatan gigi dan mulut yang sehat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Tips perawatan Gigi dan GUSI penderita diabetes:
Cara menyikat gigi yang benar:
(Terdapat ilustrasi “SEBELUM” dan “SESUDAH” kondisi gigi)